AI for Commercial Teams

AI-Powered Visual Design & Video Editing

Program praktis untuk membantu peserta menghasilkan desain visual dan short-form video yang menarik, konsisten dengan brand, serta siap dipublikasikan dengan menggabungkan design fundamentals, generative AI, dan efficient editing workflow.

Tentang Program

Kebutuhan visual perusahaan terus meningkat, mulai dari social media content, campaign material, promotional video, internal communication, hingga presentation assets. Namun, proses produksi sering terhambat oleh keterbatasan kemampuan desain, waktu pengerjaan yang panjang, brief yang tidak jelas, dan hasil visual yang tidak konsisten dengan brand. Generative AI dapat mempercepat proses ideation, image generation, background replacement, resizing, captioning, audio enhancement, dan video editing. Namun, kecepatan tersebut harus tetap dikendalikan melalui creative direction, design principles, brand standards, human review, serta penggunaan aset yang aman dan bertanggung jawab. Program ini menggunakan pendekatan 70% practice, 20% concept, dan 10% mindset. Peserta mempraktikkan workflow dari creative brief hingga final export untuk menghasilkan branded visual content dan short-form video yang sesuai dengan kebutuhan pekerjaan.

Business Challenges

  • Tim harus menghasilkan semakin banyak visual dan video dalam berbagai ukuran, tetapi proses produksi masih lambat serta bergantung pada sedikit orang yang memiliki kemampuan desain.
  • Penggunaan template dan AI belum didukung pemahaman mengenai visual hierarchy, composition, typography, color, serta brand consistency sehingga hasilnya terlihat generik atau tidak profesional.
  • Proses pembuatan video belum memiliki workflow yang efisien dari ide, script, storyboard, footage selection, editing, caption, audio, hingga final export.
  • Penggunaan AI-generated content belum memiliki quality control terkait akurasi, copyright, consent, human likeness, disclosure, dan kesesuaian dengan brand

Learning Outcomes

  • Menerjemahkan communication objective dan creative brief menjadi visual direction, format, hierarchy, serta content structure yang sesuai dengan audience.
  • Menghasilkan dan menyunting image assets menggunakan prompt, reference image, composition control, generative editing, serta brand-consistency techniques.
  • Memproduksi short-form video dengan hook, storyboard, pacing, sequence, caption, audio, transition, dan call-to-action yang efektif.
  • Membangun reusable creative workflow yang mempercepat produksi sekaligus menjaga kualitas, brand compliance, copyright, dan responsible AI use.

Learning Modules

  1. Visual Communication and AI Creative Workflow — Peserta mempelajari perbedaan antara visual yang sekadar menarik dan visual yang mampu menyampaikan pesan. Pembahasan mencakup communication objective, audience context, creative brief, visual hierarchy, composition, spacing, typography, color, contrast, accessibility, serta pemilihan format berdasarkan channel. Peserta menggunakan AI untuk mengembangkan creative concept, moodboard, dan visual direction tanpa menyerahkan seluruh keputusan kreatif kepada AI. Output: AI-Assisted Creative Brief and Visual Direction Board.
  2. AI-Powered Visual Design and Brand Consistency — Peserta mempraktikkan prompt structure untuk menghasilkan visual berdasarkan subject, context, composition, style, lighting, perspective, color, dan format. Praktik mencakup text-to-image, image-to-image, background removal, object replacement, generative fill, image expansion, upscaling, product composition, dan visual variation. Peserta kemudian mengolah hasil AI menggunakan layout, typography, brand color, logo placement, serta reusable template. Output: Branded Visual Content Set dalam beberapa ukuran dan format.
  3. AI-Assisted Short-Form Video Production — Peserta mengembangkan video objective, audience hook, key message, script, shot list, dan storyboard. Praktik editing mencakup footage selection, trimming, sequencing, pacing, B-roll, text overlay, motion, transition, auto-caption, voice-over, audio enhancement, background music, color adjustment, dan platform-safe layout. AI digunakan untuk membantu script development, visual generation, captioning, audio cleaning, serta pembuatan supporting footage. Output: 30–60 Second Branded Short-Form Video.
  4. Creative Production System, Quality Control, and Responsible AI — Peserta membangun workflow dari request, brief, asset preparation, generation, editing, review, approval, export, hingga asset storage. Peserta membuat quality checklist untuk visual accuracy, readability, brand compliance, platform specification, copyright, consent, human likeness, AI disclosure, dan content provenance. Peserta juga mempelajari cara mengadaptasi satu master asset menjadi beberapa channel format tanpa kehilangan kualitas pesan. Output: Creative Workflow, AI Content Checklist, and Multi-Format Campaign Asset Pack.

Target Participants

Graphic Designer, Marketing Communication, Social Media Specialist, Digital Marketing

Butuh Program Ini untuk Tim Perusahaan?

Program dapat dikembangkan menjadi corporate training dengan penyesuaian business case, exercise, dan fokus pembelajaran berdasarkan kondisi perusahaan serta capability gap tim.

Konsultasi Corporate Training